I don’t want to see your sadness part 7 : ~ The Complicated ~
Author : Maulisa a.ka Mayuki a.ka Mayujita
Main
cast : YUI Yoshioka as Lee Yui, Taemin as Lee Taemin, Lee Jinki as Onew
Suport
cast : Sulli f(x), Luna f(x), Member
SHINee, Member F(x), Kim Jongwoon as Yesung appa (anggap aja marganya yesung
jadi Lee hehe ^^), Lee jin hye as hye jin umma (Immaginary), Nyonya Lee
Length
: Sequel (7 of -)
Genre : Life, Family, Sad (?), Romance.
Rating
: PG 15
Part 7 : ~ The Complicated ~
Author POV
“ Hari ini kau juga harus pulang sendiri ya Taemin. Hehe”
kata Yui pada Taemin ketika pulang sekolah. Taemin membelalakan matanya.
“ Lagi?!” tanya Taemin heran. Yui mengangguk sambil
memasang senyum. Taemin menghela napas panjang.
“ Sebenarnya apa sih yang kau lakukan setiap pulang
sekolah?” tanya Taemin akhirnya. Pertanyaan yang sudah menganggunya selama satu
setengah minggu ini.
“ Ehmm... itu.. ahh sudahlah.. pokoknya aku ada urusan
yang sangat penting. Daahh...” kata Yui lalu pergi meninggalkan Taemin, yang
masih terpaku di tempatnya.
***
“ Jarang sekali kita mendapat libur seperti ini ya?” kata
Jonghyun kepada ke 4 temannya. Dia dan teman-teman SHINee nya sedang
berjalan-jalan di sebuah pusat pertokoan di Seoul.
“ Benar! Ini sebuah keajaiban” sahut Key yang langsung di
sambut tawa dari semua temannya kecuali Taemin yang sejak tadi hanya
menundukkan kepala saja.
“ Taemin, kau mau kemana dulu? Mumpung libur kita harus
menghabiskan waktu untuk bermain. Jadi kau mau kemana?” tanya Minho pada
Taemin. Taemin mengangkat kepalanya.
“ Eh? Terserah Hyung saja” jawab Taemin. Jonghyun
tersenyum. Minho memperhatikan Taemin yang sejak tadi diam.
“ Kau kenapa Taem? Apa ini masalah soal scandal soal kau
yang pindh sekolah karena di bully?” tanya Minho pelan pada Taemin. Taemin
hanya mengagguk lemah. Kemarin tiba-tiba ada scandal soal alasan dia pindah
sekolah ke tempat Yui. Entah dari mana berita itu muncul, para wartawan
mengatakan bahwa Taemin pindah dari sekolah nya yang lama karena di bully. Dan
para netizen mulai mengomentari yang tidak-tidak.
“ Sudahlah... tak perlu kau pikirkan hal yang seperti
itu” kata Minho lagi menenangkan Taemin. Taemin hanya mengangguk lemah.
“ Nah berarti, mumpung aku lapar. Bagaimana kalau kita
makan dulu?” tanya Jonghyun.
“ Ide yang bagus. Aku tahu salah satu restaurant yang
murah dan enak di sekitar sini” sahut Onew. Member lain langsung tersenyum
semangat. Hanya Taemin yang terseyum kecil.
Di restaurant...
“ Permisi Tuan, apakah anda sudah siap memesan?” tanya
seorang pelayan wanita.
“ Hmm... kalian mau makan apa?” tanya Onew pada para dongsaengnya.
“ Maaf hyung.. aku mau ke toilet” seru Taemin tiba-tiba
lalu bergegas ke Toilet.
***
Taemin menatap bayangannya di cermin toilet. ‘ada apa
denganku hari ini? Rasanya liburan ini tak menyenangkan sama sekali’ Pikir
Taemin.
“ Saat ini Yui sedang apa ya?” gumamnya pelan.
Nothing can stop me from loving you you you
Tiba-tiba saja ponselnya berbunyi. Ia meraih ponselnya
dari saku jeans nya. Ia memperhatikan tulisan yang tertera di layarnya. Yeoja
Cengeng. Seketika itu wajah Taemin berubah semangat.
“ Yeoboseyo?”
“ Ya! Namja Imut, kau libur kan?” tanya Yui di seberang
sana.
“ Iya. Memang kenapa?” tanya Taemin balik.
“ Cepat ke sini. Game center yang waktu itu! cepat!” seru
Yui. Lalu ia langsung memutuskan sambungan teleponnya. Taemin menatap bingung
ponselnya. Ada apa sih dnegan yeoja itu? sepertinya penting sekali.. Tanpa
berpikir lagi dia keluar dari toilet dan berpamitan pada para Hyung nya untuk
ke tempat Yui.
“ Kau lama!” omel Yui ketika Taemin baru tiba di game
center tersebut.
“ Ada apa sih kau memanggilku? Sepertinya penting sekali”
tanya Taemin tanpa menghiraukan omelan Yui. Dia sudah biasa mendengar ocehan
yeoja satu ini.
“ Tidak. Aku hanya ingin bermain. Tapi tidak menarik
kalau aku main sendirian. Jadi aku memanggilmu. Kau sedang libur kan?” jelas
Yui. Taemin melongo mendengarnya.
“ Jadi.. kau memanggilku kesini hanya untuk menemani mu
main game?” tanya Taemin. Yui mengangguk sambil nyengir(?). lalu menarik tangan
Taemin menuju counter penjual koin permainan.
2 jam bermain tanpa henti membuat kedua pasangan itu
merasa lapar. Lalu mereka memutuskan untuk makan di sebuah restaurant keluarga
di dekat game center.
“ Terimakasih ya kau mau menemaniku main” kata Yui sambil
menyuap nasinya. Taemin menatapnya sambil tersenyum.
“ Ya.. aku senang. Sudah lama kita tak jalan-jalan
berdua” kata Taemin. Yui menatapnya aneh. ‘Ada apa? Assshh pabo! Kenapa kau
katakan itu Lee Taemin. Kesannya kau sangat ingin jalan-jalan berdua dengannya.’
Pikir Taemin.
“ Ma.. maksudku.. sudah lama aku tak jalan-jalan di mall
seperti ini” kata Taemin lagi salah tingkah. Yui tersenyum melihatnya. Deg!
Hati Taemin mencelos melihat senyum Yui. Entah kenapa ia merasa senyum Yui
lebih manis dari biasanya.
“ Kalau begitu.. hari ini kita main berdua saja. Kan kau
jarang dapat libur dan aku malas pulang kerumah. Bagaimana?” saran Yui. Taemin
tersenyum.
“ Bukan ide yang buruk!”
***
“ Hei.. hei lihat.. aduuhhh.. kasian Taeminnie dia di
sekolah di bully” kata seorang gadis yang sedang memegang majalah gosip kepada
temannya. Yui dan Taemin berjalan melewati kedua gadis itu.
“ Benarkah? Jadi benar itu alasan dia pindah kesekolah
yang baru? Ahh kasihan” jawab temannya. Taemin yang mendengar itu kembali
termenung. Yui yang melihat Taemin termenung merasa heran.
“ Kau kenapa? Apa ini masalah yang tadi dibicarakan oleh
dua gadis bodoh itu?” tanya Yui langsung pada intinya. Taemin menatap Yui dan
mengangguk lemah. Yui berdecak.
“ckckck... ya ampun Taemin.. untuk apa kau pikirkan hal
bodoh seperti itu. yang terpenting itu apa yang dibicarakan mereka tidak benar”
kata Yui.
“ Tapi....”
“Sudahlah.. mereka itu tidak tahu apa-apa tentang dirimu
tapi bisa-bisanya membuat berita seperti itu. sekarang yang terpenting, percaya
pada dirimu bahwa itu tidak benar!” kata Yui lagi. Taemin menatap Yui, ia
melihat Yui yang dulu dia kenal. Yui yang selalu bersemangat, Yui yang selalu
memberinya semangat.
“ Iya.. terimakasih.. ayo kita lanjutkan saja
jalan-jalannya” seru Taemin yang semangatnya sudah kembali.
***
“ Lihat.. Lihat! Sepertinya ini cocok untukmu namja
imut!” seru Yui sambil memakaikan Taemin sebuah Bandana berbentuk telinga
kucing yang biasanya dipakai oleh seorang yeoja.
“ Tuh kan! Kau tambah manis dan imut!” kata Yui. Taemin
cemberut. Yui tertawa melihat ekspresi Taemin itu. ia tertawa begitu hebatnnya
sampai hampir kehilangan keseimbangan dan akan terjatuh jika saja Taemin tidak
segera menarik tangannya sehingga dia dan Taemin terlihat seperti sedang
berpelukkan.
“ Harusnya kau berhati-hati. Kau ini ceroboh sekali!”
gumam Taemin pelan di telinga Yui. Yui menatap wajah Taemin yang begitu dekat
dengan wajahnya saat ini. Yui yakin sekarang wajahnya sudah seperti kepiting
rebus.
***
“ Eonni.. kita ke toko itu yuk! Aku mau membeli aksesoris
baru” kata Sulli pada Luna. Mereka berdua sedang jalan-jalan di sebuah mall.
Mereka memasuki sebuah toko aksesoris.
“ Sulli-ya.. bagaimana perkembangan pendekatanmu dengan
Taemin?” Tanya Luna pada Sulli. Wajah Sulli terlihat sedih.
“ Taemin Oppa.. akhir-akhir ini tdak pernah bicara
padaku. Sepertinya dia sibuk sekali” jawab Sulli.
“ Ahh begitu..”
“ Eonni.. bukankah kau bilang Taemin oppa sekelas
denganmu sejak sebulan yang lalu? Apakah kalian sering mengobrol?” tanya Sulli
antusias.
“ Ya. Kami lumayan sering mengobrol”
“ Apa dia sering membicarakan aku?” tanya Sulli lagi.
Luna tertawa.
“ Kau pede sekali. Tidak, dia jarang membicarakan soal
yeoja. Dia lebih sering membicarakan pekerjaan dan tugas sekolah... Tapi....”
Luna ragu untuk melanjutkan kalimatnya
“ Tapi apa?” tanya Sulli penasaran.
“ Hmm.. kau ingat aku pernah bercerita tentang seorang
yeoja teman sekelasku yang sangat dingin dan misterius itu?” tanya Luna. Sulli
mengagguk.
“ Nah, aku sering melihat Taemin mengobrol akrab
dengannya. Walaupun Yui tidak menanggapinya dengan serius tapi mereka terlihat
sangat akrab” kata Luna.
“ Eonni.... Apakah gadis itu bertubuh agak pendek,
berambut panjang sebahu, dan memilki wajah yang cukup manis?” tanya Sulli. Luna
menatapnya bingung.
“ Bagaimana kau tahu?” tanya Luna.
“ Tolong eonni bayar dulu barang-barangku. Aku mau ke
toilet dulu” kata Sulli tiba-tiba. Lalu pergi meninggalkan Luna sendiri.
***
Sulli POV
“ Sulli-ya.. bagaimana perkembangan pendekatanmu dengan
Taemin?” Tanya Luna eonni padaku. aku sedang jalan-jalan di mall bersama Luna
eonni karena f(x) sedang tidak ada kegiatan.
“ Taemin Oppa.. akhir-akhir ini tdak pernah bicara
padaku. Sepertinya dia sibuk sekali” jawabku. Sudah lama aku menyukai Taemin
Oppa. Sejak pertama kali aku bertemu dengannya di gedung SM. Sudah lama juga
aku melakukan pendekatan padanya tetapi sampai sekarang aku masih belum tahu
bagaimana perasaannya padaku.
“ Ahh begitu..”
“ Eonni.. bukankah kau bilang Taemin oppa sekelas
denganmu sejak sebulan yang lalu? Apakah kalian sering mengobrol?” tanyaku
antusias.
“ Ya. Kami lumayan sering mengobrol”
“ Apa dia sering membicarakan aku?” tanyaku lagi. Luna
eonni tertawa. Aiishh aku kan tanya serius.
“ Kau pede sekali. Tidak, dia jarang membicarakan soal
yeoja. Dia lebih sering membicarakan pekerjaan dan tugas sekolah... Tapi....”
tiba-tiba Luna eonni ragu untuk melanjutkan kalimatnya
“ Tapi apa?” tanyaku penasaran.
“ Hmm.. kau ingat aku pernah bercerita tentang seorang
yeoja teman sekelasku yang sangat dingin dan misterius itu?” tanya Luna eonni.
Aku mengagguk. Memangnya kenapa dengan yeoja itu?
“ Nah, aku sering
melihat Taemin mengobrol akrab dengannya. Walaupun Yui tidak menanggapinya
dengan serius tapi mereka terlihat sangat akrab” kata Luna Eonni. Aku menatap
sekeliling sambil mendengar perkataan Luna Eonni. Tapi tatapanku menangkap
sesosok namja yang sangat kukenal sedang bersama seorang gadis. Mereka terlihat
sangat akrab.
“ Eonni.... Apakah gadis itu bertubuh agak pendek,
berambut panjang sebahu, dan memilki wajah yang cukup manis?” tanyaku pada Luna
Eonni. Luna menatapku bingung.
“ Bagaimana kau tahu?” tanya Luna eonni. Jadi benar namja
yang kulihat itu Taemin oppa bersama teman sekelasnya. Apa yang mereka lakukan
disini?
“ Tolong eonni bayar dulu barang-barangku. Aku mau ke
toilet dulu” kataku pada Luna eonni. Lalu pergi meninggalkannya sendiri.
Aku mengintip mereka dari sela-sela etalase aksesoris.
“ Lihat.. Lihat! Sepertinya ini cocok untukmu namja
imut!” seru gadis itu sambil memakaikan Taemin oppa sebuah Bandana berbentuk
telinga kucing yang biasanya dipakai oleh seorang yeoja. Apa-apaan gadis ini,
memanggil Taemin oppa dengan sebutan Namja Imut.
“ Tuh kan! Kau tambah manis dan imut!” katanya lagi.
Taemin oppa cemberut. Aku tak pernah melihat Taemin oppa bisa berekspresi
selepas itu selain dengan para oppa SHINee. Gadis itu tertawa melihat ekspresi
Taemin oppa. Ia tertawa begitu hebatnnya sampai hampir kehilangan keseimbangan
dan akan terjatuh jika saja Taemin oppa tidak segera menarik tangannya sehingga
dia dan Taemin terlihat seperti sedang berpelukkan. Aku terbelalak menatapnya.
Rasa cemburu tiba-tiba menguasai hatiku! Bisa-bisa nya Gadis itu berpelukkan
dengan Taemin Oppaku (?). tiba-tiba terlintas ide gila di otakku. Kuraih
ponselku dan kupotret mereka dengan pose yang masih seperti itu. aku tersenyum
puas. Foto ini bisa kugunakan.
“ Sulli-ya! Apa yang kau lakukan. Apa kau sudah ke
toilet?” tanya Luna mengagetkanku.
“ Ya aku sudah ke toliet tadi. Apa eonni sudah membayar
aksesorisku?” tanyaku balik agar eonni tidak curiga pada apa yang kulakukan.
“ Ya. Aku sudah membayarnya. Tapi jangan lupa kau harus
menggantinya” kata Luna eonni. Aku tersenyum.
“ Ya.. ya aku tahu.. akan aku bayar di dorm nanti. Nah
sekarang kita pulang saja yuk! Aku rasa Victoria eonni sudah masak enak” kataku
sambil mendorong Luna eonni keluar dari toko aksesoris tersebut.
***
Yui POV
“ Ya! Yeoja Cengeng tunggu aku!” Taemin masih berteriak
memanggilku. Aku berjalan tanpa menghiarukannya. Aku tidak mau dia melihat
wajahku yang seperti ini.
“ Hei.. kau kenapa? Kau sakit?” tanya Taemin sambil
membalik tubuhku menghadapnya dan menatap ku. Deg.. deg... deg... deg... deg...
“ A.. aku.. mau pulang saja” kata ku terbata-bata. Ada
apa denganku? Kenapa aku jadi berdebar-debar seperti ini berada di dekat
Taemin?
“ Baiklah kita pulang. Kita harus sekolah besok” kata
Taemin akhirnya. Aku mengangguk.
***
Taemin POV
Aku menatap Yui yang duduk didepanku. Sejak pulang dari
toko aksesoris kemarin Yui bersikap aneh jika berada di dekatku. Aku tak tahu
kenapa.
“ Yui.. hari ini kau pulang sendiri tidak apa-apa? Aku
harus langsung kembali ke dorm untuk bersiap-siap gladiresik(?) untuk MuBank
malam ini” kata ku pada Yui ketika jam terkahir pelajaran tambahan selesai. Ya
karena kami sudah kelas tiga kami diharuskan mengikuti pelajaran tambahan
sepulang sekolah. Yui menatapku.
“ Tidak apa-apa.. aku juga ada sedikit urusan” jawabnya.
Lagi?? Sebenarnya apa yang dia lakukan setiap pulang sekolah sih?
“ Sebenarnya urusan apa sih yang kau lakukan setiap
pulang sekolah?” tanyaku padanya.
“ Taemin bukankah kau harus segera bersiap-siap?” katanya
mengalihkan pembicaraan. Aku menghela napas panjang.
“ Baiklah aku tidak akan tanya lagi. Tapi kau bisa kan
menonton kami malam ini? Aku sudah menyiapkan satu tiket untuk mu” kataku
sambil memberikannya sebuah tiket. Dia menatapku ragu. Ayolah kumohon Yui bisa
datang. Aku ingin Yui melihatku tampil di panggung.
“ Baiklah akan kuusahakan” katanya kemudian. Aku
tersenyum puas. Setidaknya ada harapan dia akan datang.
***
“ Oppa... kau
sudah selesai?” tanya Sulli di back stage. Kami, SHINee, baru saja selesai
latihan di panggung MuBank untuk memastikan keadaan panggung.
“ Ya.. apa F(x) juga akan tampil pada Mubank malam ini?”
tanyaku sambil tersenyum. Dia membalas senyumku.
“ Cieeee Sulli.. sepertinya kau ada kemajuan dengan
Taemin ya?” tiba-tiba Amber Noona muncul dari belakang Sulli.
“ Eonni.. apa sihh?” seru Sulli salah tingkah. Sebenarnya
aku sudah mendengar tentang Sulli yang menyukaiku, tapi aku tak menanggapinya
dengan serius. Aku hanya menganggap dia sebagai seorang Temanku.
“ F(x).. giliran kalian!!” seru salah satu staff. Sulli,
aku dan Amber Noona menoleh.
“ Ayo Sulli!” ajak Amber Noona. Sulli mengangguk dan memberi
isyarat ‘tunggu sebentar’. Lalu menatapku.
“ Oppa.... setelah acara ini... aku ingin membicarakan
sesuatu padamu.. kau mau kan oppa?” tanya Sulli. Aku menatapnya bingung. Apa
yang ingin dibicarakannya?
“ Baiklah.. setelah acara ini kan?” tanyaku. sulli
mengangguk. Lalu dia berlari menghampiri para eonninya.
***
Author POV
“ Tolietnya dimana sihh?” gumam Yui kesal. Dia sudah
berputar-putar di gedung itu selama 10 menit dan belum juga menemukan Toilet.
Lalu dia melihat seorang yeoja berambut pirang sedang berjalan tak jauh di
dekatnya.
“ Ahh.. maaf nona toiletnya dimana ya?” tanya Yui to the
point pada yeoja itu. dia tak peduli siapa pun yeoja itu yang penting ia segera
ke Toilet. Yeoja itu berbalik menatap Yui.
“ Toliletnya di sebelah san....” kata-kata yeoja itu
terpotong ketika melihat Yui.
“ sana..” lanjutnya lagi. Yui langsung mengucapkan
terimakasih dan bergegas ke toilet itu.
“ Aahh... leganya!” seru Yui senang. Lalu ia segera ingin
kembali ke tempat duduknya di dekat panggung.
“ Yui-ssi?” tanya sebuah suara. Yui menoleh dari arah
datangnya suara itu. ternyata itu datang dari seorang yeoja berambut pirang
yang wajahnya tak asing di mata Yui. Tapi Yui tak bisa ingat.
“ Apa sudah ke toiletnya?” tanyanya lagi. Yui hanya bisa
mengangguk.
“ Ahh... begitu. Ngomong-ngomong apa yang kau lakukan
disini? Kukira kau tidak suka menonton hal yang seperti ini” kata yeoja itu
lagi. Yui tersenyum aneh. Dia berusaha mengingat siapa yeoja di hadapannya ini.
Yeoja itu menyadari kebingungann Yui.
“ Kau tidak ingat
aku ya? Haha.. aku Park sun young biasa di panggil Luna” kata Luna.
“ Ahh... Luna-ssi.. maaf aku lupa.. kau juga apa yang
sedang kau lakukan disini?” tanya Yui balik. Luna tersenyum.
“ Aku akan tampil di acara ini bersama F(x)..” kata Luna.
‘F(x)? Apa itu? rumus Matematika?’
“ Ahh.. maaf ya Yui-ssi aku harus segera kembali ke back
stage sebentar lagi aku akan tampil. Sampai jumpa” kata Luna lalu pergi
meninggalkan Yui.
***
“ Yui-ssi.. ayo ikut kami ke back stage. Tidak menyenangkan
hanya menonton dari sini” kata Jonghyun. Yui menoleh ke arah Jonghyun.
“ Jong... oppa” jonghyun tersenyum. Lalu dia dan key
menarik Yui ke arah Back stage.
“ Taemin!! Kami membawanya!” kata Jonghyun. Yui
menatapnya bingung.
“ Ya! Kenapa kau pegang-pegang adikku. Jjong! Aku tidak
mau adikku tercemar oleh Yadongmu itu!” Kata Onew lalu menarik Yui menjauh dari
Jonghyun.
“ Kau jahat sekali Hyung!” seru jonghyun. Member SHINee
yang lain hanya tertawa.
“ wah.. wahh.. sepertinya kau patah hati Luna.. lihat
Onew sedang menggandeng yeoja lain” kata Victoria yang tiba-tiba muncul bersama
ke 4 member F(x) lainnya. Sulli menatap Yui tak percaya. ‘bukankah itu yeoja
yang kemarin bersama Taemin Oppa? apa-apaan yeoja ini? Dia bukan hanya dekat
dengan Taemin oppa. Tapi dia juga dekat dengan Member SHINee yang lain!
Sebenarnya siapa dia?’
“ Yui-ssi?! Kita bertemu lagi” kata Luna. Onew menatapnya
heran.
“ Luna, kau kenal dengannya?” tanya Victoria. Luna
mengangguk.
“ Dia teman sekelasku” kata Luna. Member F(x) mengangguk.
“ Ahh.. Eonni patah hati pada teman sekelas” kata Krystal
sambil tertawa. Luna menatapnya tajam.
“ Sudahlah Luna.. kau tidak perlu sedih begitu. Dia bukan
pacarnya Onew hyung kok! Dia adik tercintanya Onew hyung!” kata Jonghyun.
“ wahh.. ternyata adiknya Onew. Manis ya?” kata Victoria.
“ Tentu saja! Siapa dulu oppanya” kata Onew. Semua yang
ada di sana tertawa.
“ Oppa.. apa kita bisa bicara berdua?” tanya Sulli pelan
pada Taemin. Taemin mengangguk dan mengikuti Sulli ketempat yang cukup sepi.
Meninggalkan teman-teman mereka yang sedang tertawa.
“ Nah.. apa yang ingin kau bicarakan Sulli?” tanya Taemin
ketika mereka sudah memisahkan diri.
“ I..itu.. oppa sudah dengar kan?.. bahwa aku menyukai
oppa” kata Sulli. Taemin membelalakan matanya tidak percaya, Sulli berniat
menyatakan perasaannya.
“ Aku tahu.. yeoja yang sekarang berada di sana itu..
oppa menyukainya kan? Oppa menyukai adikknya Onew oppa kan?” tanya Sulli.
Taemin menatap Sulli bingung. Sebenarnya kemana arah pembicaraan ini.
“ Sulli... apa maksud..”
“ Mohon dengarkan aku dulu. Aku... aku melihat kalian
sedang berpelukkan di toko aksesoris di Mall. Dan aku memotretnya” kata Sulli.
Taemin menatapnya tak percaya.
“ Oppa tahu kan, apa yang akan terjadi kalau para
wartawan mengetahui perihal foto ini” kata Sulli lagi.
“ Aku ingin merundingkan hal ini. Jika oppa tidak mau
foto ini tersebar, aku ingin oppa menjadi pacarku! Jika tidak oppa akan tahu
sendiri” kata Sulli.
~To Be Continued
Gimana?? Gimana?? Apa konfliknya dapet?? Enggak???
Yaaaahhh ya udah lah.. saya sudah berusaha sebisa saya.. yang udah mau baca
Doumo Arigatou! Yang kena tag Hontou ni gomen nasai! Hehe Need Your Comment
Please!!
See You Next Part!! (^_^)
Komentar
Posting Komentar