Langsung ke konten utama

I don’t want to see your sadness part 7 : ~ The Complicated ~


I don’t want to see your sadness part 7 : ~ The Complicated ~

Author             : Maulisa a.ka Mayuki a.ka Mayujita
Main cast         : YUI Yoshioka as Lee Yui, Taemin as Lee Taemin, Lee Jinki as Onew 
Suport cast      : Sulli f(x), Luna f(x), Member SHINee, Member F(x), Kim Jongwoon as Yesung appa (anggap aja marganya yesung jadi Lee hehe ^^), Lee jin hye as hye jin umma (Immaginary), Nyonya Lee
Length             : Sequel (7 of -)
Genre               : Life, Family, Sad (?), Romance.
Rating              : PG 15

Part 7 : ~ The Complicated ~

Author POV

“ Hari ini kau juga harus pulang sendiri ya Taemin. Hehe” kata Yui pada Taemin ketika pulang sekolah. Taemin membelalakan matanya.

“ Lagi?!” tanya Taemin heran. Yui mengangguk sambil memasang senyum. Taemin menghela napas panjang.
“ Sebenarnya apa sih yang kau lakukan setiap pulang sekolah?” tanya Taemin akhirnya. Pertanyaan yang sudah menganggunya selama satu setengah minggu ini.
“ Ehmm... itu.. ahh sudahlah.. pokoknya aku ada urusan yang sangat penting. Daahh...” kata Yui lalu pergi meninggalkan Taemin, yang masih terpaku di tempatnya.

***

“ Jarang sekali kita mendapat libur seperti ini ya?” kata Jonghyun kepada ke 4 temannya. Dia dan teman-teman SHINee nya sedang berjalan-jalan di sebuah pusat pertokoan di Seoul.
“ Benar! Ini sebuah keajaiban” sahut Key yang langsung di sambut tawa dari semua temannya kecuali Taemin yang sejak tadi hanya menundukkan kepala saja.
“ Taemin, kau mau kemana dulu? Mumpung libur kita harus menghabiskan waktu untuk bermain. Jadi kau mau kemana?” tanya Minho pada Taemin. Taemin mengangkat kepalanya.
“ Eh? Terserah Hyung saja” jawab Taemin. Jonghyun tersenyum. Minho memperhatikan Taemin yang sejak tadi diam.
“ Kau kenapa Taem? Apa ini masalah soal scandal soal kau yang pindh sekolah karena di bully?” tanya Minho pelan pada Taemin. Taemin hanya mengagguk lemah. Kemarin tiba-tiba ada scandal soal alasan dia pindah sekolah ke tempat Yui. Entah dari mana berita itu muncul, para wartawan mengatakan bahwa Taemin pindah dari sekolah nya yang lama karena di bully. Dan para netizen mulai mengomentari yang tidak-tidak.
“ Sudahlah... tak perlu kau pikirkan hal yang seperti itu” kata Minho lagi menenangkan Taemin. Taemin hanya mengangguk lemah.
“ Nah berarti, mumpung aku lapar. Bagaimana kalau kita makan dulu?” tanya Jonghyun.
“ Ide yang bagus. Aku tahu salah satu restaurant yang murah dan enak di sekitar sini” sahut Onew. Member lain langsung tersenyum semangat. Hanya Taemin yang terseyum kecil.
Di restaurant...
“ Permisi Tuan, apakah anda sudah siap memesan?” tanya seorang pelayan wanita.
“ Hmm... kalian mau makan apa?” tanya Onew pada para dongsaengnya.
“ Maaf hyung.. aku mau ke toilet” seru Taemin tiba-tiba lalu bergegas ke Toilet.

***

Taemin menatap bayangannya di cermin toilet. ‘ada apa denganku hari ini? Rasanya liburan ini tak menyenangkan sama sekali’ Pikir Taemin.
“ Saat ini Yui sedang apa ya?” gumamnya pelan.
Nothing can stop me from loving you you you
Tiba-tiba saja ponselnya berbunyi. Ia meraih ponselnya dari saku jeans nya. Ia memperhatikan tulisan yang tertera di layarnya. Yeoja Cengeng. Seketika itu wajah Taemin berubah semangat.
“ Yeoboseyo?”
“ Ya! Namja Imut, kau libur kan?” tanya Yui di seberang sana.
“ Iya. Memang kenapa?” tanya Taemin balik.
“ Cepat ke sini. Game center yang waktu itu! cepat!” seru Yui. Lalu ia langsung memutuskan sambungan teleponnya. Taemin menatap bingung ponselnya. Ada apa sih dnegan yeoja itu? sepertinya penting sekali.. Tanpa berpikir lagi dia keluar dari toilet dan berpamitan pada para Hyung nya untuk ke tempat Yui.
“ Kau lama!” omel Yui ketika Taemin baru tiba di game center tersebut.
“ Ada apa sih kau memanggilku? Sepertinya penting sekali” tanya Taemin tanpa menghiraukan omelan Yui. Dia sudah biasa mendengar ocehan yeoja satu ini.
“ Tidak. Aku hanya ingin bermain. Tapi tidak menarik kalau aku main sendirian. Jadi aku memanggilmu. Kau sedang libur kan?” jelas Yui. Taemin melongo mendengarnya.
“ Jadi.. kau memanggilku kesini hanya untuk menemani mu main game?” tanya Taemin. Yui mengangguk sambil nyengir(?). lalu menarik tangan Taemin menuju counter penjual koin permainan.
2 jam bermain tanpa henti membuat kedua pasangan itu merasa lapar. Lalu mereka memutuskan untuk makan di sebuah restaurant keluarga di dekat game center.
“ Terimakasih ya kau mau menemaniku main” kata Yui sambil menyuap nasinya. Taemin menatapnya sambil tersenyum.
“ Ya.. aku senang. Sudah lama kita tak jalan-jalan berdua” kata Taemin. Yui menatapnya aneh. ‘Ada apa? Assshh pabo! Kenapa kau katakan itu Lee Taemin. Kesannya kau sangat ingin jalan-jalan berdua dengannya.’ Pikir Taemin.
“ Ma.. maksudku.. sudah lama aku tak jalan-jalan di mall seperti ini” kata Taemin lagi salah tingkah. Yui tersenyum melihatnya. Deg! Hati Taemin mencelos melihat senyum Yui. Entah kenapa ia merasa senyum Yui lebih manis dari biasanya.
“ Kalau begitu.. hari ini kita main berdua saja. Kan kau jarang dapat libur dan aku malas pulang kerumah. Bagaimana?” saran Yui. Taemin tersenyum.
“ Bukan ide yang buruk!”

***

“ Hei.. hei lihat.. aduuhhh.. kasian Taeminnie dia di sekolah di bully” kata seorang gadis yang sedang memegang majalah gosip kepada temannya. Yui dan Taemin berjalan melewati kedua gadis itu.
“ Benarkah? Jadi benar itu alasan dia pindah kesekolah yang baru? Ahh kasihan” jawab temannya. Taemin yang mendengar itu kembali termenung. Yui yang melihat Taemin termenung merasa heran.
“ Kau kenapa? Apa ini masalah yang tadi dibicarakan oleh dua gadis bodoh itu?” tanya Yui langsung pada intinya. Taemin menatap Yui dan mengangguk lemah. Yui berdecak.
“ckckck... ya ampun Taemin.. untuk apa kau pikirkan hal bodoh seperti itu. yang terpenting itu apa yang dibicarakan mereka tidak benar” kata Yui.
“ Tapi....”
“Sudahlah.. mereka itu tidak tahu apa-apa tentang dirimu tapi bisa-bisanya membuat berita seperti itu. sekarang yang terpenting, percaya pada dirimu bahwa itu tidak benar!” kata Yui lagi. Taemin menatap Yui, ia melihat Yui yang dulu dia kenal. Yui yang selalu bersemangat, Yui yang selalu memberinya semangat.
“ Iya.. terimakasih.. ayo kita lanjutkan saja jalan-jalannya” seru Taemin yang semangatnya sudah kembali.

***

“ Lihat.. Lihat! Sepertinya ini cocok untukmu namja imut!” seru Yui sambil memakaikan Taemin sebuah Bandana berbentuk telinga kucing yang biasanya dipakai oleh seorang yeoja.
“ Tuh kan! Kau tambah manis dan imut!” kata Yui. Taemin cemberut. Yui tertawa melihat ekspresi Taemin itu. ia tertawa begitu hebatnnya sampai hampir kehilangan keseimbangan dan akan terjatuh jika saja Taemin tidak segera menarik tangannya sehingga dia dan Taemin terlihat seperti sedang berpelukkan.
“ Harusnya kau berhati-hati. Kau ini ceroboh sekali!” gumam Taemin pelan di telinga Yui. Yui menatap wajah Taemin yang begitu dekat dengan wajahnya saat ini. Yui yakin sekarang wajahnya sudah seperti kepiting rebus.

***

“ Eonni.. kita ke toko itu yuk! Aku mau membeli aksesoris baru” kata Sulli pada Luna. Mereka berdua sedang jalan-jalan di sebuah mall. Mereka memasuki sebuah toko aksesoris.
“ Sulli-ya.. bagaimana perkembangan pendekatanmu dengan Taemin?” Tanya Luna pada Sulli. Wajah Sulli terlihat sedih.
“ Taemin Oppa.. akhir-akhir ini tdak pernah bicara padaku. Sepertinya dia sibuk sekali” jawab Sulli.
“ Ahh begitu..”
“ Eonni.. bukankah kau bilang Taemin oppa sekelas denganmu sejak sebulan yang lalu? Apakah kalian sering mengobrol?” tanya Sulli antusias.
“ Ya. Kami lumayan sering mengobrol”
“ Apa dia sering membicarakan aku?” tanya Sulli lagi. Luna tertawa.
“ Kau pede sekali. Tidak, dia jarang membicarakan soal yeoja. Dia lebih sering membicarakan pekerjaan dan tugas sekolah... Tapi....” Luna ragu untuk melanjutkan kalimatnya
“ Tapi apa?” tanya Sulli penasaran.
“ Hmm.. kau ingat aku pernah bercerita tentang seorang yeoja teman sekelasku yang sangat dingin dan misterius itu?” tanya Luna. Sulli mengagguk.
“ Nah, aku sering melihat Taemin mengobrol akrab dengannya. Walaupun Yui tidak menanggapinya dengan serius tapi mereka terlihat sangat akrab” kata Luna.
“ Eonni.... Apakah gadis itu bertubuh agak pendek, berambut panjang sebahu, dan memilki wajah yang cukup manis?” tanya Sulli. Luna menatapnya bingung.
“ Bagaimana kau tahu?” tanya Luna.
“ Tolong eonni bayar dulu barang-barangku. Aku mau ke toilet dulu” kata Sulli tiba-tiba. Lalu pergi meninggalkan Luna sendiri.

***

 Sulli POV

“ Sulli-ya.. bagaimana perkembangan pendekatanmu dengan Taemin?” Tanya Luna eonni padaku. aku sedang jalan-jalan di mall bersama Luna eonni karena f(x) sedang tidak ada kegiatan.
“ Taemin Oppa.. akhir-akhir ini tdak pernah bicara padaku. Sepertinya dia sibuk sekali” jawabku. Sudah lama aku menyukai Taemin Oppa. Sejak pertama kali aku bertemu dengannya di gedung SM. Sudah lama juga aku melakukan pendekatan padanya tetapi sampai sekarang aku masih belum tahu bagaimana perasaannya padaku.
“ Ahh begitu..”
“ Eonni.. bukankah kau bilang Taemin oppa sekelas denganmu sejak sebulan yang lalu? Apakah kalian sering mengobrol?” tanyaku antusias.
“ Ya. Kami lumayan sering mengobrol”
“ Apa dia sering membicarakan aku?” tanyaku lagi. Luna eonni tertawa. Aiishh aku kan tanya serius.
“ Kau pede sekali. Tidak, dia jarang membicarakan soal yeoja. Dia lebih sering membicarakan pekerjaan dan tugas sekolah... Tapi....” tiba-tiba Luna eonni ragu untuk melanjutkan kalimatnya
“ Tapi apa?” tanyaku penasaran.
“ Hmm.. kau ingat aku pernah bercerita tentang seorang yeoja teman sekelasku yang sangat dingin dan misterius itu?” tanya Luna eonni. Aku mengagguk. Memangnya kenapa dengan yeoja itu?
 “ Nah, aku sering melihat Taemin mengobrol akrab dengannya. Walaupun Yui tidak menanggapinya dengan serius tapi mereka terlihat sangat akrab” kata Luna Eonni. Aku menatap sekeliling sambil mendengar perkataan Luna Eonni. Tapi tatapanku menangkap sesosok namja yang sangat kukenal sedang bersama seorang gadis. Mereka terlihat sangat akrab.
“ Eonni.... Apakah gadis itu bertubuh agak pendek, berambut panjang sebahu, dan memilki wajah yang cukup manis?” tanyaku pada Luna Eonni. Luna menatapku bingung.
“ Bagaimana kau tahu?” tanya Luna eonni. Jadi benar namja yang kulihat itu Taemin oppa bersama teman sekelasnya. Apa yang mereka lakukan disini?
“ Tolong eonni bayar dulu barang-barangku. Aku mau ke toilet dulu” kataku pada Luna eonni. Lalu pergi meninggalkannya sendiri.
Aku mengintip mereka dari sela-sela etalase aksesoris.
“ Lihat.. Lihat! Sepertinya ini cocok untukmu namja imut!” seru gadis itu sambil memakaikan Taemin oppa sebuah Bandana berbentuk telinga kucing yang biasanya dipakai oleh seorang yeoja. Apa-apaan gadis ini, memanggil Taemin oppa dengan sebutan Namja Imut.
“ Tuh kan! Kau tambah manis dan imut!” katanya lagi. Taemin oppa cemberut. Aku tak pernah melihat Taemin oppa bisa berekspresi selepas itu selain dengan para oppa SHINee. Gadis itu tertawa melihat ekspresi Taemin oppa. Ia tertawa begitu hebatnnya sampai hampir kehilangan keseimbangan dan akan terjatuh jika saja Taemin oppa tidak segera menarik tangannya sehingga dia dan Taemin terlihat seperti sedang berpelukkan. Aku terbelalak menatapnya. Rasa cemburu tiba-tiba menguasai hatiku! Bisa-bisa nya Gadis itu berpelukkan dengan Taemin Oppaku (?). tiba-tiba terlintas ide gila di otakku. Kuraih ponselku dan kupotret mereka dengan pose yang masih seperti itu. aku tersenyum puas. Foto ini bisa kugunakan.
“ Sulli-ya! Apa yang kau lakukan. Apa kau sudah ke toilet?” tanya Luna mengagetkanku.
“ Ya aku sudah ke toliet tadi. Apa eonni sudah membayar aksesorisku?” tanyaku balik agar eonni tidak curiga pada apa yang kulakukan.
“ Ya. Aku sudah membayarnya. Tapi jangan lupa kau harus menggantinya” kata Luna eonni. Aku tersenyum.
“ Ya.. ya aku tahu.. akan aku bayar di dorm nanti. Nah sekarang kita pulang saja yuk! Aku rasa Victoria eonni sudah masak enak” kataku sambil mendorong Luna eonni keluar dari toko aksesoris tersebut.

***

Yui POV

“ Ya! Yeoja Cengeng tunggu aku!” Taemin masih berteriak memanggilku. Aku berjalan tanpa menghiarukannya. Aku tidak mau dia melihat wajahku yang seperti ini.
“ Hei.. kau kenapa? Kau sakit?” tanya Taemin sambil membalik tubuhku menghadapnya dan menatap ku. Deg.. deg... deg... deg... deg...
“ A.. aku.. mau pulang saja” kata ku terbata-bata. Ada apa denganku? Kenapa aku jadi berdebar-debar seperti ini berada di dekat Taemin?
“ Baiklah kita pulang. Kita harus sekolah besok” kata Taemin akhirnya. Aku mengangguk.

***

Taemin POV

Aku menatap Yui yang duduk didepanku. Sejak pulang dari toko aksesoris kemarin Yui bersikap aneh jika berada di dekatku. Aku tak tahu kenapa.
“ Yui.. hari ini kau pulang sendiri tidak apa-apa? Aku harus langsung kembali ke dorm untuk bersiap-siap gladiresik(?) untuk MuBank malam ini” kata ku pada Yui ketika jam terkahir pelajaran tambahan selesai. Ya karena kami sudah kelas tiga kami diharuskan mengikuti pelajaran tambahan sepulang sekolah. Yui menatapku.
“ Tidak apa-apa.. aku juga ada sedikit urusan” jawabnya. Lagi?? Sebenarnya apa yang dia lakukan setiap pulang sekolah sih?
“ Sebenarnya urusan apa sih yang kau lakukan setiap pulang sekolah?” tanyaku padanya.
“ Taemin bukankah kau harus segera bersiap-siap?” katanya mengalihkan pembicaraan. Aku menghela napas panjang.
“ Baiklah aku tidak akan tanya lagi. Tapi kau bisa kan menonton kami malam ini? Aku sudah menyiapkan satu tiket untuk mu” kataku sambil memberikannya sebuah tiket. Dia menatapku ragu. Ayolah kumohon Yui bisa datang. Aku ingin Yui melihatku tampil di panggung.
“ Baiklah akan kuusahakan” katanya kemudian. Aku tersenyum puas. Setidaknya ada harapan dia akan datang.
***
 “ Oppa... kau sudah selesai?” tanya Sulli di back stage. Kami, SHINee, baru saja selesai latihan di panggung MuBank untuk memastikan keadaan panggung.
“ Ya.. apa F(x) juga akan tampil pada Mubank malam ini?” tanyaku sambil tersenyum. Dia membalas senyumku.
“ Cieeee Sulli.. sepertinya kau ada kemajuan dengan Taemin ya?” tiba-tiba Amber Noona muncul dari belakang Sulli.
“ Eonni.. apa sihh?” seru Sulli salah tingkah. Sebenarnya aku sudah mendengar tentang Sulli yang menyukaiku, tapi aku tak menanggapinya dengan serius. Aku hanya menganggap dia sebagai seorang Temanku.
“ F(x).. giliran kalian!!” seru salah satu staff. Sulli, aku dan Amber Noona menoleh.
“ Ayo Sulli!” ajak Amber Noona. Sulli mengangguk dan memberi isyarat ‘tunggu sebentar’. Lalu menatapku.
“ Oppa.... setelah acara ini... aku ingin membicarakan sesuatu padamu.. kau mau kan oppa?” tanya Sulli. Aku menatapnya bingung. Apa yang ingin dibicarakannya?
“ Baiklah.. setelah acara ini kan?” tanyaku. sulli mengangguk. Lalu dia berlari menghampiri para eonninya.

***

Author POV

“ Tolietnya dimana sihh?” gumam Yui kesal. Dia sudah berputar-putar di gedung itu selama 10 menit dan belum juga menemukan Toilet. Lalu dia melihat seorang yeoja berambut pirang sedang berjalan tak jauh di dekatnya.
“ Ahh.. maaf nona toiletnya dimana ya?” tanya Yui to the point pada yeoja itu. dia tak peduli siapa pun yeoja itu yang penting ia segera ke Toilet. Yeoja itu berbalik menatap Yui.
“ Toliletnya di sebelah san....” kata-kata yeoja itu terpotong ketika melihat Yui.
“ sana..” lanjutnya lagi. Yui langsung mengucapkan terimakasih dan bergegas ke toilet itu.
“ Aahh... leganya!” seru Yui senang. Lalu ia segera ingin kembali ke tempat duduknya di dekat panggung.
“ Yui-ssi?” tanya sebuah suara. Yui menoleh dari arah datangnya suara itu. ternyata itu datang dari seorang yeoja berambut pirang yang wajahnya tak asing di mata Yui. Tapi Yui tak bisa ingat.
“ Apa sudah ke toiletnya?” tanyanya lagi. Yui hanya bisa mengangguk.
“ Ahh... begitu. Ngomong-ngomong apa yang kau lakukan disini? Kukira kau tidak suka menonton hal yang seperti ini” kata yeoja itu lagi. Yui tersenyum aneh. Dia berusaha mengingat siapa yeoja di hadapannya ini. Yeoja itu menyadari kebingungann Yui.
  Kau tidak ingat aku ya? Haha.. aku Park sun young biasa di panggil Luna” kata Luna.
“ Ahh... Luna-ssi.. maaf aku lupa.. kau juga apa yang sedang kau lakukan disini?” tanya Yui balik. Luna tersenyum.
“ Aku akan tampil di acara ini bersama F(x)..” kata Luna. ‘F(x)? Apa itu? rumus Matematika?’
“ Ahh.. maaf ya Yui-ssi aku harus segera kembali ke back stage sebentar lagi aku akan tampil. Sampai jumpa” kata Luna lalu pergi meninggalkan Yui.

***

“ Yui-ssi.. ayo ikut kami ke back stage. Tidak menyenangkan hanya menonton dari sini” kata Jonghyun. Yui menoleh ke arah Jonghyun.
“ Jong... oppa” jonghyun tersenyum. Lalu dia dan key menarik Yui ke arah Back stage.
“ Taemin!! Kami membawanya!” kata Jonghyun. Yui menatapnya bingung.
“ Ya! Kenapa kau pegang-pegang adikku. Jjong! Aku tidak mau adikku tercemar oleh Yadongmu itu!” Kata Onew lalu menarik Yui menjauh dari Jonghyun.
“ Kau jahat sekali Hyung!” seru jonghyun. Member SHINee yang lain hanya tertawa.
“ wah.. wahh.. sepertinya kau patah hati Luna.. lihat Onew sedang menggandeng yeoja lain” kata Victoria yang tiba-tiba muncul bersama ke 4 member F(x) lainnya. Sulli menatap Yui tak percaya. ‘bukankah itu yeoja yang kemarin bersama Taemin Oppa? apa-apaan yeoja ini? Dia bukan hanya dekat dengan Taemin oppa. Tapi dia juga dekat dengan Member SHINee yang lain! Sebenarnya siapa dia?’
“ Yui-ssi?! Kita bertemu lagi” kata Luna. Onew menatapnya heran.
“ Luna, kau kenal dengannya?” tanya Victoria. Luna mengangguk.
“ Dia teman sekelasku” kata Luna. Member F(x) mengangguk.
“ Ahh.. Eonni patah hati pada teman sekelas” kata Krystal sambil tertawa. Luna menatapnya tajam.
“ Sudahlah Luna.. kau tidak perlu sedih begitu. Dia bukan pacarnya Onew hyung kok! Dia adik tercintanya Onew hyung!” kata Jonghyun.
“ wahh.. ternyata adiknya Onew. Manis ya?” kata Victoria.
“ Tentu saja! Siapa dulu oppanya” kata Onew. Semua yang ada di sana tertawa.
“ Oppa.. apa kita bisa bicara berdua?” tanya Sulli pelan pada Taemin. Taemin mengangguk dan mengikuti Sulli ketempat yang cukup sepi. Meninggalkan teman-teman mereka yang sedang tertawa.
“ Nah.. apa yang ingin kau bicarakan Sulli?” tanya Taemin ketika mereka sudah memisahkan diri.
“ I..itu.. oppa sudah dengar kan?.. bahwa aku menyukai oppa” kata Sulli. Taemin membelalakan matanya tidak percaya, Sulli berniat menyatakan perasaannya.
“ Aku tahu.. yeoja yang sekarang berada di sana itu.. oppa menyukainya kan? Oppa menyukai adikknya Onew oppa kan?” tanya Sulli. Taemin menatap Sulli bingung. Sebenarnya kemana arah pembicaraan ini.
“ Sulli... apa maksud..”
“ Mohon dengarkan aku dulu. Aku... aku melihat kalian sedang berpelukkan di toko aksesoris di Mall. Dan aku memotretnya” kata Sulli. Taemin menatapnya tak percaya.
“ Oppa tahu kan, apa yang akan terjadi kalau para wartawan mengetahui perihal foto ini” kata Sulli lagi.
“ Aku ingin merundingkan hal ini. Jika oppa tidak mau foto ini tersebar, aku ingin oppa menjadi pacarku! Jika tidak oppa akan tahu sendiri” kata Sulli.

~To Be Continued

Gimana?? Gimana?? Apa konfliknya dapet?? Enggak??? Yaaaahhh ya udah lah.. saya sudah berusaha sebisa saya.. yang udah mau baca Doumo Arigatou! Yang kena tag Hontou ni gomen nasai! Hehe Need Your Comment Please!!
See You Next Part!! (^_^)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Hands work "Digital Colouring Miku"

Hay hay!! I'm backk!! hehe akhir-akhir ini lagi keranjingan ngerjain digital colouring nihh.. nah kali ini miku yang jadi sasaran saya wkwk.. maaf ya kalo masih abal bgt! hehe Check this out aja lahh :) 

My Hands work (manga)

nahh yang ini tadinya gambar naruto ama Hinata tapi ku ubah.. ehh malah jadi mirip miku cewenya hehe.. buat visitor.. mohon komennya.. kalo ga bsa komen seenggaknya bisa voting hehe arigatou!! tolong jangan menyalahgunakan gmbar ini saya membuatnya dengan perjuangan.

I don’t want to see your sadness part 8 : ~Taemin Confessed~

I don’t want to see your sadness part 8 : ~Taemin Confessed~ Author              : Maulisa a.ka Mayuki a.ka Mayujita Main cast         : Yui Yoshioka as Lee Yui, Taemin as Lee Taemin, Lee Jinki as Onew  Suport cast      : Member SHINee, etc. You can find when you read. Length             : Sequel (8 of -) Genre               : Life, Family, Sad (?) Rating              : PG -16 Warning! Don’t Be a Copycat . Please make a sure with me if you want to re-publish this Fanfiction and don’t forget to write my name as the author. Thanks. Part 8  ~Taemin Confessed~ “ Skandal yang selama ini ditundingkan kepada Taemin SHINee dan Sulli f(x) akhirnya terungkap denga...